PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE DAN PENDEKATAN ETIKA INTEGRATIF TERHADAP KECERDASAN AFEKTIF PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR INSAN TERATAI TAGERANG

Authors

  • Suparman Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna
  • Mazdalena Hutabarat Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna

Keywords:

Model Pembelajaran Value Clarification Technique, Pendekatan Etika Integratif, Kecerdasan Afektif

Abstract

Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya tingkat kecerdasan afektif peserta didik di Sekolah Dasar Swasta Insan Teratai. Kondisi tersebut tercermin melalui karakter yang kurang baik, perilaku tidak disiplin, serta rendahnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih terdapat peserta didik yang sering datang terlambat ke sekolah, tidak mengenakan seragam dengan lengkap, serta menunjukkan sikap acuh terhadap lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan pendekatan etika integratif terhadap kecerdasan afektif peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 135 peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 57 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique dan pendekatan etika integratif berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan afektif peserta didik. Nilai Adjusted R Square (koefisien determinasi) sebesar 33,7% menunjukkan bahwa variabel kecerdasan afektif dipengaruhi oleh model pembelajaran VCT dan pendekatan etika integratif sebesar 33,7%, sedangkan sisanya 66,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran VCT yang dikombinasikan dengan pendekatan etika integratif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kecerdasan afektif peserta didik di tingkat sekolah dasar.

References

Farah Sabilla Febriany, Hani Risdiany, Dinie Anggraeni Dewi, & Yayang Furi Furnamasari Pendidikan. (2021). Implikasi Model Pembelajaran VCT (Technique, Value Clarification). 5(6), 5050–5057.

Dinata, P. T., & Reinita. (2020). Pendekatan Value Clarification Technique sebagai Upaya Penanaman Nilai Karakter dan Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu di SD. Jurnal Basicedu, 4(4), 1231–1238.

Seran, Y. E. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Toleransi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2).

Hasnih, H., Nasution, N., & Jacky, M. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique (Vct) Pada Pembelajaran Ips Siswa Sekolah Dasar: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(2), 1587–1592. https://doi.org/10.58258/jime.v8i2.3264

Narvaez, D. (2013). The future of research in moral development and education. Journal of Moral Education, 42(1), 1–11. https://doi.org/10.1080/03057240.2012.757102

Sari, M. P. (2019). Penerapan Model Pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) Dalam Mata Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Sumber …. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, III(November). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpd/article/view/6513%0Ahttps://journal.unesa.ac.id/index.php/jpd/article/download/6513/3243

Sirait, R., Negeri, S., & Lebong, R. (2023). Aplication of Learning Model Value Clarification Technique (Vct) To Increase Honesty and Learning Achievement. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 13(1), 164–173.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Praptioyono, K. (2021). ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN (PERGURUAN TINGGI) DI INDONESIA. Jurnal

Pendidikan, Sains Sosial dan Agama, 1-10.

Jacky, M., & Pendidikan Dasar, H. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Pada Pembelajaran Ips Siswa Sekolah Dasar: Literatur Review. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(2), 2442–9511. https://doi.org/10.36312/jime.v8i2.3264/http

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Izzati, I., & Wilsa, J. (2023). Pembelajaran Teks Fabel Berbasis Literasi Membaca Untuk Meningkatakan Kecerdasan Afektif Pada Siswa SMP. JIP), 1(2), 437–444.

Pipin Erlina, U. C. (2016). PENGARUH IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP ASPEK AFEKTIF SISWA. Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 391-400.

Praja Dinata, T. (2020). Pendekatan Value Clarification Technique Sebagai Upaya Penanaman Nilai Karakter dan Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu di SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4, 1189–1202.

Ilmiah, J., Profesi, P., 41, G. |, & Siswinarti, P. R. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarificarion Technique Bermediakan Video Terhadap Hasil Belajar PKN. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 2(1).

Downloads

Published

2025-10-29

How to Cite

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE DAN PENDEKATAN ETIKA INTEGRATIF TERHADAP KECERDASAN AFEKTIF PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR INSAN TERATAI TAGERANG. (2025). Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial Dan Agama (Dharma Edukasi), 1(2), 74-88. https://ejournal.mahaprajnastab.ac.id/index.php/DharmaEd/article/view/27